Singgih: Penerima BSPS Berpatokan Dengan Data Dari Pusat

* Laporan: Wardi Saputra – Inspiratif.co.id

TUBABA — Dinas Perumahan Pemukiman Dan Pertanahan (Perkimta) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Tahun 2020 mendapatkan dua Program Bantuan Perumahan Swadaya. Senin, 21-September-2020.

Dua program yang dimaksud tersebut, yakni, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dikucurkan dari Pusat dan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten setempat.

Dijumpai diruang kerjanya, Abdul Sani, selaku Kepala Dinas Perkimta Tubaba melalui Sekretarisnya Singgih Prasetyo menyampaikan, kedua bantuan BSPS tersebut sepintas memang hampir sama, karena keduanya Sama-sama diperuntukan untuk bangunan Rumah.

“Perbedaannya hanya karena ada yang menggunakan Dana Pusat dan ada yang menggunakan DAK Kabupaten, tapi yang bisa dibilang tanggung jawab kami sepenuhnya yaitu yang menggunakan DAK, sebab kalau yang dari Pusat kita hanya sebatas pengawasan saja,”Kata Singgih pada Senin, 21-September-2020 sekira pukul 10.30 WIB.

Untuk perbedaan lainnya, Lanjut Singgih, terdapat pada BSPS yang menggunakan DAK Kabupaten, karena tidak semua Tiyuh bisa mendapatkannya.

“Untuk Bantuan yang menggunakan DAK Kabupaten, itu dikhususkan untuk Wilayah Kumuh Perkotaan, dan Untuk Kabupaten Tubaba ada Enam Kelurahan/Tiyuh sesuai dengan peraturan Bupati nomor 155 tahun 2014 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh, sementara BSPS Pusat di setiap Tiyuh bisa saja mendapatkannya sesuai yang diajukan,”Imbuhnya.

Terkait kriteria dan Teknis Bantuan tersebut sehingga bisa didapat oleh Penerima Bantuan (PB), Singgih menuturkan pihak Tiyuh bekerjasama dengan pendamping Tiyuh untuk Data PB, lalu data tersebut disampaikan kepada Perkimta untuk dikirim ke Pusat.

“Khusus untuk BSPS, yang menentukannya bukan kita, melainkan dari pusat, kita disini hanya sebatas pengajuan, jadi Tiyuh manapun Sah-sah saja kalau memang mau mengajukannya, namun tetap kita berpatokan dengan data yang disampaikan oleh pusat, dan ini sangat penting untuk diketahui oleh Warga, sebab kita mencegah adanya Oknum-oknum yang memanfaatkan bantuan ini dengan dalih apapun, beda halnya bagi Wilayah Kumuh Perkotaan, sebab kalau itu cukup dari Kabupaten saja.”Pungkasnya. (*)

Baca :   Inisiator Surat Terbuka: Kami Akan Pantau Selter Secara Komprehensif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *