Pelaku Curat di Ponpes Dua Tahun Yang Lalu Akhirnya Ditangkap Polisi

**Sumber: Humasres-Tuba, Editor: Bunk Wardi – Inipuma.com

 

Tuba,–Polsek Menggala bersama Tekab 308 Polres Tulang Bawang (Tuba) berhasil menangkap dua orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di pondok pesantren (Ponpes). Rabu, 23-06-2021.

Para pelaku curat tersebut ditangkap di dua lokasi yang berbeda pada pukul 01.00 WIB.

“Para pelaku curat yang berhasil ditangkap yakni berinisial SM als SE (29), dan SA (31). Mereka ini Sama-sama berprofesi wiraswasta dan merupakan warga Jalan Aspol, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala, Kabupaten Tuba,”ujar Kapolsek Menggala Iptu Holili, mewakili Kapolres Tulang Bawang AKBP Andy Siswantoro, SIK, pada Rabu, 23-06-2021 melalui rilisan Humas Polres setempat.

Lanjut Iptu Holili, untuk pelaku SM als SE ditangkap saat sedang berada di rumahnya, sedangkan pelaku SA ditangkap saat sedang bekerja di kandang ayam potong di wilayah Kecamatan Menggala Timur.

“Aksi curat yang dilakukan oleh para pelaku ini terjadi pada dua tahun yang lalu, tepatnya pada hari Minggu (12/05/2019), pukul 04.50 WIB, di Ponpes Riyadussholihin, Kelurahan Ujung Gunung, Kecamatan Menggala.”Jelas Kapolsek.

Saat itu, Lanjut Kapolsek, korban Kiki Handoyo (24), berprofesi wiraswasta, warga Kelurahan Candi Rejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan, mengecas telepon genggam miliknya yakni Xiaomi Redmi Note 5 di kamar dan melihat sudah ada 4 unit telepon genggam milik Rekan-rekannya yang dalam keadaan di cas.

“Korban dan Rekan-rekannya lalu berangkat menuju ke masjid untuk melaksanakan sholat subuh, setelah pulang dari sholat subuh ternyata 5 unit telepon genggam yang dalam kondisi di cas dan berada di dalam kamar sudah hilang,”Sambung Iptu Holili.

Akibat kejadian curat ini korban dan Rekan-rekannya mengalami kerugian berupa 5 unit telepon genggam yang ditaksir senilai Rp 7 juta.

Baca :   4 Pegawai RSUD Mesuji dinyatakan Positif Terinfeksi Covid-19

“Para pelaku yang berhasil ditangkap saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif di Mapolsek Menggala dan akan dikenakan Pasal 363 KUHPidana. Diancam dengan pidana penjara paling lama 7 tahun.”Pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *