Ini Tanggapan Kadis PMP2TSP Tubaba Soal PT. BNCW

**Penulis: Tim, Editor: Bunk Wardi – Inipuma.com

Tubaba,–Belum lama ini, Ibnu Hayat selaku Kepala Tiyuh (Desa) Sido Makmur Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mengkritik PT. Budi Nusa Cipta Wahana (BNCW), baik kendaraan mereka yang menyebabkan kerusakan jalan Tiyuh maupun sikap dingin yang tunjukkan oleh Pihak Perusahaan yang bergerak di bidang industri kelapa sawit tersebut. Kamis, 29-04-2021.

Bahkan, kritikan yang disampaikan Kepala Tiyuh tersebut juga menduga kalau PT. BNCW tidak mengantongi izin usaha.

Baca berita sebelumnya:
https://inipuma.com/2021/04/28/selain-penyebab-kerusakan-jalan-pt-bncw-disinyalir-bodong/

Namun setelah dilakukan penelusuran kepada Lukman selaku Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PMP2TSP) Kabupaten Tubaba ternyata dugaan itu salah.

Sebab, Lukman menyampaikan, berdasarkan dokumen yang ada di Dinas PMP2TSP Kabupaten Tubaba bahwa izin usaha PT BNCW di Kecamatan Batu Putih tersebut ada dalam arsip yaitu dibuat pada tahun 2016 lalu.

“Izin PT. BNCW ada dan lengkap, sebab setelah kami lihat data mereka ada di Dinas dan perizinan mereka pada tahun 2016 yang lalu,”jelas Lukman melalui via WhatsAppnya pada Kamis,29-4-2021 pagi.

Namun menurut Lukman, saat PT. BNCW mengurus Perizinan, dirinya belum menjadi Kepala Dinas di PMP2TSP Kabupaten Tubaba.

“Waktu itu kepala Dinas PMP2TSP Pak Marwan saat mereka mengurusnya,”ujarnya.

Meski demikian, Lukman juga menyayangkan sikap perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit itu tidak pernah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah.

“Selama ini memang tidak ada dari pihak mereka (PT BNCW) yang ke kantor untuk bertemu ataupun berkoordinasi dengan saya, ya begitulah kalau sudah ada masalah baru nanti mereka mau kesini,”tuturnya.

Sebelumnya, sambung Lukman, Setelah adanya informasi yang muncul soal izin usaha tersebut, dirinya telah menghubungi pihak perusahaan lantaran dirinya hendak turun dan mengecek keberadaan perusahaan yang disebut memiliki lahan perkebunan sawit seluas Ribuan hektar itu. Tapi gagal turun karena ketika dihubungi, pimpinan perusahaannya sedang berada di Bandar Lampung.

Baca :   Linmas di Tiga Kecamatan Lambar Mendapatkan Pembinaan

“Oleh sebab itu saya memberikan kesempatan kepada pihak perusahaan untuk datang ke Kantor pada Minggu depan, tujuannya supaya mereka mengklarifikasi pemberitaan dan saya juga akan sampaikan soal keluhan warga terkait jalan rusak.”pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *