SMP Bina Desa Tubaba Alami Kerugian Ratusan Juta Rupiah, Ini Penyebabnya

** Penulis: Elman, Editor: Bunk Wardi – Inipuma.com

Tubaba,–Sekolah Menengah Pertama (SMP) Bina Desa kecamatan Tulangbawang Tengah, kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), dibobol maling puluhan Laptop dan Server raib. Senin, 15-Februari-2021.

Pencurian tersebut seakan sudah terencana dengan matang dan rapih, sehingga penjaga Sekolah tidak melihat sesuatu yang janggal ataupun Tanda-tanda adanya pencurian.

Menurut Wandi, penjaga sekolah SMP Bina Desa, dirinya melakukan aktivitas sehari-hari dengan seperti biasa, yakni melakukan penjagaan ke sekeliling Sekolah.

“Seperti biasa saya datang jam 18:30 WIB langsung melakukan pengecekan disetiap lokasi dan suasana aman tidak ada kejanggalan,”kata Wandi pada Senin,15-Februari-2021.

Bahkan lanjut Wandi, bukan hanya satu kali, namun dirinya melakukan patroli sebanyak tiga kali dalam perharinya sampai dengan jam 05:20, saat ia pulang sempat melakukan pengecekan lokasi dan tidak ada Hal-hal yang janggal dan dia pun langsung bergegas pulang.

Ditempat yang sama, Ahmad Rifa’i, selaku pengawas sekolah juga mengungkapkan kejadian tersebut, sementara dirinya melakukan pengecekan terhadap penjaga sekolah tentang apa yang terjadi.

“kita sudah menggali informasi terhadap penjaga Sekolah, dan sudah ada keterangan darinya terkait apa yang dilakukan selama menjaga malam,”Ujar Rifa’i.

Terkait Pembobolan itu, Rifa’i mengungkapkan, diketahui oleh pemegang kunci Sekolah, saat dirinya melakukan pembukaan sekolah pada jam 07:30 WIB, karena kaget semua laptop hilang Bada Sunariya (pemegang kunci) langsung melaporkan ke Kepala Sekolah.

“Pembobolan yang dilakukan yaitu terhadap tralis jendela belakang ruang komputer, dan barang yang hilang seperti, server 2 unit, Laptop merk Lenovo 21 unit, Laptop merk zirex 1 unit, LCD 4 buah, kabel daya 22 unit dan tas laptop 1 buah, dengan kerugian di perkirakan lebih kurang Rp. 300.000.000,”Ucap Rifa’i.

Sementara itu, kepala sekolah SMP Bina Desa, Aris Sutopo telah melakukan kordinasi dengan ketua yayasan dan telah melakukan laporan ke pihak kepolisian Polres Tubaba guna penyidikan lebih lanjut.

“Dengan hilangnya barang tersebut banyak sekali Berkas-berkas penting, seperti Surat-surat dari Dinas Pendidikan dan surat penting Sekolah lainnya, untuk saat ini kita berusaha untuk bisa mendapatkan kembali barang tersebut karena semua barang itu banyak dokumen penting sekolah,”Terang Aris Sutopo.

Aris Sutopo juga berharap kepada Aparat kepolisian untuk bisa mengungkap kasus tersebut dan bisa menindak tegas para pelaku.

“Saya berharap kepada Aparat Penegak Hukum untuk bisa mengungkap permasalahan ini.”Pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *