32 Data Siluman Masuk Ke Program Unggulan Bupati Tubaba

**Penulis: Reni Sundari, Editor: Bunk Wardi – Inipuma.com

Tubaba,–Program Maju dan Sejahtera (Mantra) milik Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat ( Pemkab-Tubaba) Provinsi Lampung, melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat terhambat akibat data siluman.

Bagaimana tidak, bantuan yang digadang-gadang akan memberikan manfaat dan mensejahterakan masyarakat kurang mampu tersebut ternyata hingga kini ada Tiyuh (Desa) yang belum bisa dicairkan karena adanya data tambahan yang belum jelas, sehingga data yang diusulkan oleh Aparatur Tiyuh dan pendamping bantuan Mantra tidak singkron dengan data dari pihak Bank.

Diketahui, kisruh adanya data tambahan tersebut terjadi di Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba, sebab data sebelumnya hanya sebanyak 368 Warga yang mendapatkan bantuan unggulan dari Bupati Tubaba itu, namun data yang dikeluarkan oleh pihak Bank berjumlah 400 penerima. Akibatnya, bantuan yang seharusnya sudah disalurkan ke Warga menjadi terhambat tidak bisa dicairkan.

“Saya kan menerima data dari Aparatur Tiyuh berjumlah 368 orang penerima bantuan mantra, setelah itu saya serahkan ke korcam lalu dari korcam diserahkan ke Dinas Sosial, setelah diterima Dinas baru semua data itu diserahkan kepihak Bank selaku pihak penyalur bantuan,”ungkap salah satu Pendamping Mantra saat rapat di Balai Tiyuh setempat belum lama ini.

Sementara itu, lanjutnya, apabila ada Tiyuh yang belum bisa melakukan pencairan Bantuan Mantra maka selaku pendamping mereka harus konfirmasi ke pihak Bank.

“Setelah kami konfirmasi ke pihak Bank karena Tiyuh Penumangan belum bisa cair, maka mereka mengatakan bahwa data dari Tiyuh Penumangan pick ya 400′, makanya saya tanya kenapa kok 400, yang 32 ini data dari mana? Terus kata pihak bank ‘kami tidak mau tau data yang kami terima itu 400, kalaupun data yang 32 itu ada, itu data dari Dinas Sosial, kami tidak bisa sebutkn dari si A atau si B’ yang jelas itu dari Dinas Sosial.

Sayangnya hingga berita ini diterbitkan, pihak Bank belum bisa dimintain keterangan lebih lanjut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *