Ketua KWRI Tubaba Kecam Keras Pengancaman Terhadap Media Oleh Warga Sumber Rejo

**Penulis: Tim, Editor: Bunk Wardi – Inipuma.com

 

Tubaba,–Ketua Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mendukung langkah yang diambil oleh Ketua FW-MTB untuk melaporkan dugaan Pengancaman dan ujaran kebencian kepada Media di Kabupaten setempat terkait pemberitaan perkembangan Covid-19. Senin, 09-November-2020.

Menurut Mirhan, selaku Ketua KWRI Tubaba, dirinya juga mengecam keras salah satu Warga Tiyuh Sumber Rejo Kecamatan Lambu Kibang yang diduga melakukan pengancaman dan ujaran kebencian kepada Media yang ada di Kabupaten setempat.

“Kalaupun dia merasa kurang nyaman atas pemberitaan Covid-19, kenapa malah mengancam dan melakukan ujaran kebencian kepada Media, sebab media tidak mungkin memuat suatu pemberitaan kalau itu tidak jelas narasumbernya, jadi atas dasar apa sehingga dia menghujat media seolah-olah berita yang dibuat Hoax dan tidak benar,”Tegas Mirhan melalui rilisnya pada Senin, 09-November-2020 Malam.

Untuk itu, Mirhan berharap kepada Penegak Hukum dalam hal ini Polres Tubaba agar dapat mengusut tuntas dan menindaklanjuti persoalan tersebut, sehingga hal serupa tidak terjadi lagi khususnya di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai.

“Kita harus menyadari, Media merupakan salah satu pilar dalam pembangunan di Negeri ini Khususnya di Kabupaten Tubaba, jadi tidak selayaknya harus disudutkan seperti itu, apalagi untuk Covid-19 ini merupakan Virus Global yang bukan hanya di Kabupaten Kita saja, jadi tidak ada salahnya media memuat pemberitaan terkait perkembangannya,”Jelasnya.

Oleh sebab itu, Mirhan sangat mendukung langkah yang diambil oleh Ketua FW-MTB yang membawa persoalan tersebut ke ranah Hukum.

“Saya juga akan berkoordinasi dan meminta Pihak Polres Tubaba Sesegera mungkin menindaklanjuti persoalan ini, sebab kalau tidak segera ditindak maka akan semakin terancam posisi para Jurnalis Khususnya di Kabupaten Tubaba, apalagi kita Sama-sama mendengar kekerasan terhadap jurnalis acap kali terjadi dan kepada semua pihak saya meminta agar lebih bijak lagi dalam menyampaikan suatu hal agar tidak membuat petaka bagi diri sendiri.”Pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *